FH Unsyiah dan PERADI Gelar Pendidikan Khusus Advokat

0

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala bersama DPC PERADI Banda Aceh melaksanakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) tahun 2019 angkatan ke IV di Aula Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala. (Sabtu, 22/6).

PKPA tahun 2019 kali ini merupakan kerjasama untuk yang ke – empat kalinya antara DPC PERADI Banda Aceh dengan FH Unsyiah, setelah tiga kali sebelumnya secara berturut turut yaitu tahun 2016, 2017, dan 2018.

Kurniawan S, S.H., LL.M selaku Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) FH Unsyiah sekaligus koordinator kegiatan  menjelaskan, PKPA 2019 ini diselenggarakan selama 12 (dua belas) hari dalam 6 (enam) minggu (setiap minggunya selama 2 hari yaitu setiap sabtu dan minggu).

Sementara itu Ketua Panitia PKPA tahun 2019  Khairani, S.H., M.Hum menyampaikan bahwa terlaksananya kegiatan ini merupakan kemitraan berkelanjutan antara DPC PERADI Kota Banda Aceh dengan FH Unsyiah dalam mencetak para calon advokat di Aceh untuk memenuhi kebutuhan hukum di masa kini dan masa mendatang.

Khairani menegaskan, keterlibatan aktif Fakultas Hukum Unsyiah sebagai mitra DPC PERADI Banda Aceh dalam menyelenggarakan PKPA merupakan manifestasi  dedikasi serta pengabdian tanpa batas Unsyiah sebagai “Jantung Hati Rakyat Aceh”.

“Karena  melalui FH dalam memberikan bantuan dan layanan hukum dalam mendorong terwujudnya pemenuhan keadilan untuk semua orang (justice for all) di Indonesia pada umumnya dan di Aceh pada khususnya,” ucapnya.

Adapun jumlah peserta kegiatan ini sebanyak 53 peserta yang berasal dari berbagai unsur dan instansi maupun personal diantara dari BUMN, BUMD, sejumlah instansi pemerintahan daerah, Intansi Kepolisian, Praktisi, pensiunan hakim, paralegal dan lainnya.

Para pengajar yang diundang dan akan mengajar pada PKPA Angkatan ke-IV Tahun 2019 adalah sebanyak 21 pengajar yang berasal dari berbagai profesi hukum di antaranya para advokat, para akademisi dari Unsyiah maupun UIN Ar Raniry, Konsultan Hukum Pasar Modal, kurator, hakim dari pengadilan negeri Banda Aceh, Hakim dari Pengadilan Tinggi Aceh, Hakim dari Mahkamah Syari’ah, KPPU Medan, Komisioner KOMNAS HAM Kantor Perwakilan Aceh, serta perwakilan/utusan DPN PERADI dan DPC PERADI Banda Aceh.

Wakil Dekan I (Bidang Akademik) FH Unsyiah yaitu Dr. Azhari Yahya, S.H., MA., MCL dalam sambutannya, menyebutkan bahwa suatu kehormatan bagi FH Unsyuiah, di mana di tahun 2019 ini kembali dipercaya menjadi mitra DPC PERADI Banda Aceh untuk menyelenggarakan PKPA.

“Kemitraan ini tentunya merupakan wadah bagi Unsyiah melalui FH dalam mendedikasikan pengabdian terbaiknya  bagi masyarakat Aceh dalam melaksanakan 2 (dua) Dharma secara bersamaan dari 3 atau Three Dharma Perguruan Tinggi yaitu berupa “Pendidikan sekaligus Pengabdian kepada Masyarakat” disamping berupa Penelitian”, tegas Azhari Yahya.

Ia mengharapkan,  melalui PKPA tahun 2019 ini dapat mencetak para Advokat yang memiliki integritas, moralitas dan profesionalitas tinggi serta berpihak kepada  yang lemah khususnya mereka yang buta dan sedikit akses terhadap hukum dan keadilan.

Selain itu, Azhari Yahya mengatakan bahwa, “Harapan kita semua adalah para Alumni  calon advokat dari PKPA Tahun 2019 Angkatan ke-IV ini, kiranya dapat turut ambil bagian dalam membenahi sekaligus memberikan warna positif dalam penegakan hukum di Indonesia, khususnya di seluruh wilayah Aceh”.

Zulfikar Sawang, S.H (Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Banda Aceh) dalam arahan mengatakan bahwa, pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) merupakan suatu kewajiban dan syarat yang harus dipenuhi  untuk dapat diangkat sebagai Advokat sebagaimana yang diamanatkan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat”.

“Suatu kehormatan bagi kami pengurus DPC PERADI Banda Aceh, bahwa Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala sebagai Fakultas berakreditasi A sekaligus terfavorit di Aceh berkenan menjadi mitra strategis kami dalam menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) untuk ke-empat kalinya,” sebut Zulfikar Sawang.

Zulfikar Sawang S.H juga mengatakan bahwa Suatu kebahagiaan  dan kebanggaan bagi kami DPC PERADI Banda Aceh bermitra dengan FH Unsyiah, di mana para alumni Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Tahun 2017 dan 2018 seluruhnya dinyatakan lulus pada UJIAN PROFESI ADVOKAT (UPA) yang diselenggarakan secara nasional di masing-masing tahun tersebut.

“Hal ini merupakan sejarah untuk kedua kalinya para alumni PKPA yang dilaksanakan oleh PERADI bermitra dengan FH Unsyiah yang seluruh pesertanya dinyatakan lulus UJIAN ADVOKAT”, sebut Zulfikar Sawang.

Atas dasar alasan tersebut, maka kami DPN PERADI maupun DPC PERADI Banda Aceh tetap memilih dan menjadikan  Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  sebagai mitra strategis dalam menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advojat (PKPA) Tahun 2019 Angkatan ke-IV kali ini.

Leave A Reply