Unsyiah Tuan Rumah Pertemuan FP2TPKI

0

Universitas Syiah Kuala menjadi tuan rumah dalam pertemuan ke- 1 Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan  Indonesia (FP2TPKI) 2019. Pertemuan ini menghadirkan 86 akademisi di lingkungan kelautan dan perikanan seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan yang dibuka oleh Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal,M.Eng ini dimulai sejak tanggal 17 – 18 Juni 2019 di Gedung AAC Dayan Dawood. (Senin, 17/6).

Rektor Unsyiah dalam sambutannya mengatakan, bahwa Unsyiah sangat berterima kasih atas kepercayaan FP2TPKI yang telah menunjuk Unsyiah melalui Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) sebagai tuan rumah forum ilmiah ini. Mengingat FKP Unsyiah merupakan salah satu Fakultas termuda di kampus ini.

Meskipun demikian, Fakultas ini telah menghasilkan dua Profesor.  Selain itu FKP adalah salah satu fakultas dengan kontribusi publikasi ilmiah yang cukup signifikan di Unsyiah. Padahal fakultas ini hanya memiliki 30 orang dosen.  Bahkan jika berdasarkan rasio jumlah publikasi dengan jumlah dosen, maka FKP Unsyiah termasuk yang paling tinggi.

“Jadi meskipun tergolong muda, namun fakultas memiliki ahli-ahli kelautan dan perikanan yang bisa turut berkontribusi untuk pembangunan nasional,” ujar Rektor.

Oleh sebab itu, Rektor sangat mendukung hadirnya forum-forum ilmiah seperti ini. Apalagi Indonesia memiliki potensi kelautan dan perikanan yang cukup besar. Garis pantai Indonesia juga termasuk yang terpanjang di dunia. Namun semua potensi tersebut belum mampu teroptimalkan dengan baik.

Untuk itulah Rektor berharap pertemuan ini bisa menghasilkan gagasan yang mampu memecahkan permasalahan kelauatan dan perikanan di Indonesia.

Dekan FKP Unsyiah selaku Ketua Pelaksana kegiatan ini Prof. Dr, Muchlisin Z.A, S.Pi, M.Sc menjelaskan, 86 orang yang hadir tersebut merupakan utusan dari 62 anggota FP2PTKI. Mereka adalah para dekan, ketua jurusan, ketua prodi di lingkungan FKP.

Muhclisin menilai, bahwa penunjukkan Unsyiah sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan. Karena di Indonesia, kampus yang memiliki Fakultas Perikan dan Kelautan hanya 20 perguruan tinggi dan Unsyiah adalah yang paling junior.  Pertemuan ini, tambah Muchlisin, sifatnya adalah berkelanjutan karena peserta yang hadir juga akan mengikuti konfrensi internasional pada tanggl 19 Juni nanti. Oleh sebab itu, kegiatan ini bukan sekadar forum ilmiah melainkan juga forum silaturahmi.

“Mereka hadir untuk membahas isu-isu terkini khususnya Sustainable development goals (SDGs), untuk memberi arah pembangunan kelautan dan perikanan kita ke depan,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan FKP IPB selaku Ketua FP2TPI  Dr. Ir. Luky Adrianto, M.Sc. Serta para pemateri yaitu Dr. Safri Burhanuddin dari Kemenkemaritiman dan Dr. Sri Yanti Wibisana dari Bappenas.

Leave A Reply