Alsa Unsyiah Gelar Diskusi Publik Lembaga Wali Nanggroe

0

Asian Law Students Association Local Chapter (ALSA) LC Universitas Syiah Kuala bekerja sama dengan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Fakultas Hukum Unsyiah, menggelar diskusi publik yang bernama “Quo Vadis Lembaga Wali Nanggroe,” di Aula Fakultas Hukum Unsyiah. (Senin, 10/12).

Director of ALSA LC Unsyiah Fariz Ichwan mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja ALSA LC Unsyiah, yang berupaya untuk mengasah intlektual mahasiswa, khususnya FH Unsyiah melalui diskusi publik seperti ini.

Fariz menjelaskan, ALSA LC Unsyiah sengaja mengangkat tema Wali Nanggroe, karena isu ini telah menjadi perbincangan serius di masyarakat. Padahal Lembaga Wali Nanggroe dibentuk untuk menjadi pemersatu rakyat Aceh, namun akhir-akhir ini justru kehadirannya menjadi polemik.

“Maka dengan diskusi ini, masyarakat bisa mengetahui seberapa penting lembaga Wali Nanggroe itu,” ujarnya.

Wakil Dekan I FH Unsyiah Dr. Azhari, S.H., MCL, M.A yang hadir membuka acara mengatakan, secara yuridis kehadiran lembaga Wali Nanggroe tidak ada permasalahan. Hanya saja, lembaga tersebut bukanlah lembaga politik melainkan lembaga adat yang bertujuan untuk mengayomi masyarakat Aceh.

Azhari juga mengatakan, bahwa  ada tiga alasan penting mengapa  FH sebagai lembaga akademik sangat mendukung kegiatan ini. Pertama, kegiatan ini merupakan wujud dari Tridharma Perguruan Tinggi, yang salah satu poinnya adalah pengabdian kepada masyarakat.

Kedua, FH Unsyiah bukanlah menara gading yang hanya kokoh tapi tidak berbuat apapun untuk kepentingan publik. Dan ketiga,  kegiatan ini menjadi media komunikasi FH Unsyiah dengan pihak luar.
Oleh karena itu, Azhari berharap diskusi publik ini bisa memberikan kontribusi akademik yang dapat  digunakan untuk lembaga-lembaga yang ada di Aceh, terkait lembaga Wali Nanggroe.

“Untuk itulah, kita membuat suatu even yang hasilnya bermanfaat bagi masyarakat. Karena pada dasarnya, kita peduli dengan isu-isu yang berkembang di Aceh.

Hadir sebagai Pemateri Akademisi Unsyiah Prof. Dr. Husni, S.H M.Hum, Mantan Menteri Pertahanan GAM Zakaria Saman, Ketua LKBH FH Unsyiah Kurniawan, S.H LL.M, Ketua Komisi I DPRA Azhari Cage, SIP. Ketua MiSPI Aceh Syarifah Rahmatillah, SH dan Sejarawan Unsyiah Dr. M. Adli, S.H., MCL.

Leave A Reply