SBMPTN

FKL Undang Mahasiswa Unsyiah Field Trip di Stasiun Penelitian Soraya

0

Sebanyak 10 orang mahasiswa Unsyiah jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unsyiah, diundang Forum Konservasi Leuser(FKL)  untuk  melakukan field trip ke Stasiun Penelitian Soraya di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subussalam, Aceh. (Selasa, 25/7).

Koordinator Stasiun Penelitian Soraya, Muhammad Isa mengatakan kegiatan field trip ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang hutan yang berada di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), sehingga bisa mendapatkan gambaran saat menulis proposal apabila mahasiswa ingin melakukan penelitian skripsi di Leuser.

“Tujuan kita ke stasiun ini adalah pengenalan lapangan untuk mahasiswa. Jadi, sebelum menyusun skripsi sudah ada gambaran dan lebih mudah menyusun proposal,” ucap Isa yang juga anggota FKL.

FKL juga mengajak Suci Utami Atmoko yaitu  ahli Orangutan sekaligus dosen yang mengajar di Universitas Nasional, Jakarta. Suci mengatakan, kegiatan yang digagas oleh FKL ini bertujuan untuk menarik minat mahasiswa Aceh dalam melakukan penelitian skripsi di KEL yang terdapat di Aceh. Selain di Soraya, Suci melanjutkan, mahasiswa dapat melakukan riset di dua stasiun lainnya di Aceh yang berada dalam KEL, yaitu Ketambe dan Suak Balimbing. Suci  pun  berharap mahasiswa lokal dapat menjadi ahli konservasi di wilayah sendiri.

“Dari tahun 2012, kami sudah beberapa kali mencoba menarik minat mahasiswa dari Aceh dan ini sulit sekali. Kami memiliki kerjasama penelitian dengan universitas luar negeri di Ketambe dan Suak Balimbing. Kerjasama kami diutamakan untuk mahasiswa S1 dari Aceh,” jelas Suci.

Nurlaili, mahasiswa jurusan Biologi FMIPA Unsyiah yang ikut dalam field trip, mengungkapkan ketertarikannya dengan Soraya. Dia mengatakan, perjalanan tersebut memberikan pemahaman lebih mengenai konservasi di daerahnya sendiri. Mahasiswa semester 6 ini mengaku mendapat ide penelitan menarik untuk skripsinya kelak, setelah melakukan perjalan di Soraya.

“Hutan bukan hanya sekedar wilayah yang di penuhi pohon. Hutan merupakan objek penting dalam kehidupan dengan segala keunikan dan daya tariknya,” pungkasnya.

Perjalanan menuju stasiun yang berada di KEL ini berlangsung selama 4 hari, yaitu mulai 10 – 14 Juli 2017. Namun, kegiatan yang berlangsung di Soraya hanya berlangsung dua hari, yaitu tanggal 12 dan 13 Juli 2017. Mahasiswa diajak berkeliling hutan disekitar stasiun penelitian bersama tim dari FKL sambil mempelajari tentang pengenalan lapangan, praktek vegetasi dan sarang, melihat satwa malam, serta observasi primata, burung, dan mamalia.

 

Leave A Reply