Sirup Jamblang Kaya Vitamin

0

Jamblang (Syzygium Cumini) atau jambu keling (jambee kleng dalam bahasa Aceh) merupakan pohon buah dari suku jambu-jambuan (Myrtaceae). Jamblang memiliki kandungan antosianin yang berperan sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Selain berpotensi sebagai anti kanker, buah jamblang juga mengandung minyak atsiri, jamboasin, asam organik, dan tanin. Ia berbuah di musim tertentu saja. Biasanya jamblang dipanen pada awal dan akhir tahun sehingga tidak dapat dinikmati setiap saat.

Selama ini, pemanfaatan buah jamblang belum begitu optimal. Buahnya hanya dikonsumsi secara langsung tanpa ada pengolahan lebih lanjut. Hal tersebut menyebabkan nilai jual buah jamblang rendah terutama pada saat musim panen raya. Oleh karena itu, salah satu upaya meningkatkan nilai ekonomis buah jamblang adalah dengan mengolahnya menjadi sirup. Pengolahan jamblang menjadi sirup memungkinkan jamblang dapat dinikmati kapan saja, untuk siapa saja, dan di mana saja.

moly

Maulidiya Izzati (Mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fak. Pertanian, Unsyiah)

Pengolahan buah jamblang menjadi sirup sangat diperlukan karena buah ini mengandung zat antosianin dan zat nutrisi yang tinggi. Sirup jamblang sangat potensial dijadikan produk pangan fungsional dan diharapkan produk olahan ini mampu menembus pasar bebas ASEAN suatu saat nanti. Pembuatan sirup buah jamblang tidak terlalu sulit. Alat yang dibutuhkan juga terbilang cukup sederhana.  Jika buah tersebut tidak dikonsumsi langsung, maka buah akan mengalami penurunan mutu dan kerusakan. Sebab buah jamblang terus mengalami proses metabolisme walau disimpan di dalam kulkas. Maka diperlukan penanganan khusus agar buah jamblang dapat dinikmati kapan saja dan tetap segar.

Proses pembuatan sirup jamblang diawali dengan menyiapkan buah jamblang yang berkualitas baik. Alat yang digunakan harus benar-benar terjaga kebersihannya. Sebab kualitas produk sangat tergantung dengan kebersihan alat dan bahan. Awalnya, buah dicuci bersih yang dilanjutkan dengan pemisahan biji. Lalu buah jamblang dihaluskan dan diambil sarinya serta dicampur gula. Campuran ini dimasak dengan menambahkan CMC (Carbonil Methyl Cellulose) untuk mengentalkan campuran sehingga sesuai standar sirup.

dsc01730

Sirup jamblang kemudian dikemas di dalam botol. Sebelum dikemas, botol yang telah di cuci harus diblansir (rebus) terlebih dahulu. Pada proses pengemasan, sirup panas yang telah mencapai kekentalan harus dimasukkan segera ke dalam botol agar terhindar dari kontaminasi. Biasanya, sirup jamblang dijual Rp. 18.000 per botol. Pembuatan sirup ini diketuai Maulidiya Izzati dengan anggota Bambang Aji Nagan, Rizki Febriani, Yeni Chandra Dewi, dan Muhammad Haris yang dibimbing oleh dosen Teknologi Hasil Pertanian Unsyiah, Novi Safriani, S.TP.,M..Sc. Mereka telah berhasil mempromosikan produk ini di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2015 di Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini diikuti 145 universitas dari seluruh Indonesia.

Diharapkan nilai produk sirup jamblang semakin meningkat dengan penyuluhan dan promosi gencar. Terlebih lagi, menurut penelitian Sufrizal (2014), sirup jamblang mengandung vitamin C cukup tinggi (50,1 mg/100 gr sirup). Dalam tubuh, vitamin C berfungsi sebagai antioksidan. Sirup jamblang memenuhi syarat mutu sirup sesuai dengan SNI 01-3544-1994 sehingga aman untuk dikonsumsi dan diproduksi secara kontinu. (cds)

Leave A Reply