Cerdas di Era Digital

0

Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Unsyiah, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si, M.Tech, tampak serius menjelaskan kepada mahasiswa baru terkait sistem informasi yang berlaku di Unsyiah. Melihat para mahasiswa ini mulai tegang, Taufik pun bertanya dengan sedikit bercanda. “Santai saja. Gimana? Masih ada yang bingung enggak?” tanya Taufik. Para mahasiswa pun tersenyum lepas.

Materi sistem informasi Unsyiah yang disampaikan Taufik hari itu adalah bagian dari rangkaian kegiatan Orientasi Sistem Informasi Kampus (OSIMPUS), khususnya pengenalan fasilitas teknologi dan sistem informasi yang ada di lingkungan kampus Unsyiah. Oleh sebab itu, materi yang disampaikan Taufik memang sangat teknis. Tetapi, Taufik  tidak ingin para mahasiswa baru merasa tertekan. Ia berusaha semudah mungkin menyampaikan informasi sehingga mahasiswa baru dapat mencernanya dengan baik. Sebab bagaimana pun juga, materi sistem informasi ini sangat penting saat perkuliahan nanti.

“OSIMPUS ini sangat penting karena sistem informasi di Unsyiah adalah kebutuhan bagi setiap mahasiswa. Bahkan, beberapa sistem informasi Unsyiah telah digunakan ketika pertama kali melakukan pendaftaran masuk ke Unsyiah,” jelas Taufik.

Ada beberapa materi penting terkait sistem informasi yang disampaikan di OSIMPUS yaitu Internet Kampus, Single Sign On (SSO), Virtual Private Network (VPN), KRS Online, Perwalian Online, UKTB, SP2B, E-Learning, KKN Online, SIMAIL dan SIPL. Semua materi ini adalah modal dasar bagi mahasiswa baru dalam proses perkuliahan. Oleh sebab itu, pemilihan tema OSIMPUS tahun ini pun sangat relevan yaitu Expand Your Knowledge of ICT Systems in Unsyiah.

peserta-onsimpus-menanyakan-sistem-informasi-unsyiahSejauh ini, kegiatan OSIMPUS dinilai cukup efektif untuk mengenalkan mahasiswa terhadap sistem informasi yang ada. Kegiatan ini bertujuan menciptakan mahasiswa yang peka terhadap perkembangan teknologi  dan sistem informasi yang dimiliki oleh Unsyiah. Sehingga dapat memudahkan mereka dalam penelitian dan perkuliahan selama menjadi mahasiswa aktif. Di sisi lain, pengenalan sistem informasi juga sangat erat hubungannya dengan publikasi Unsyiah. Sebab di era digital sekarang, semua informasi bisa diperoleh dengan mudah dan cepat. Tetapi, kemudahan ini tetap harus disikapi dengan bijak.

Atas dasar inilah, Unsyiah ingin mahasiwa baru dapat menjadi pengguna internet yang cerdas. Menggunakan fasilitas internet untuk meningkatkan kompetensi diri atau turut menjadi bagian dari publikasi Unsyiah. Karena bagaimanapun juga, mahasiswa Unsyiah memiliki peran yang siginifikan dalam mengenalkan kampus ini kepada dunia luar. Jadi, jika mereka keliru dalam menggunakan kemudahan digital, maka bisa berdampak buruk bagi dirinya sendiri dan Unsyiah.

Selain itu, Unsyiah juga memahami bahwa dewasa ini publikasi di dunia maya ternyata sangat efektif. Maka dalam agenda Milad Unsyiah yang ke-55 tahun ini, Unsyiah mengadakan lomba blog. Tujuannya agar publikasi Unsyiah lebih gencar lagi di dunia maya. Agar orang-orang dapat mengenal Unsyiah lebih luas.

Ternyata, respon para blogger terhadap kegiatan ini sangat positif. Unsyiah menerima lebih dari tiga puluh tulisan dari para blogger. Menariknya, mereka tidak hanya berasal dari Aceh, tetapi juga berasal dari pulau Jawa. Tulisan-tulisan tersebut memberikan prespektif yang beragam terhadap Unsyiah, tetapi dengan tujuan sama yaitu mendukung Unsyiah untuk terus tumbuh menjadi baik.

Begitulah, jika kemudahan di era digital dapat disikapi dengan bijak serta pemahaman teknis yang baik−khususnya bagi mahasiswa Unsyiah−maka bisa berdampak positif dalam publikasi dan pencitraan Unsyiah bagi dunia luar. Maka benar apa yang dikatakan Taufik saat kegiatan OSIMPUS tempo hari, “Saat ini orang yang paling hebat adalah mereka yang mampu menguasai informasi.” (ib)

Leave A Reply